Sabtu, 10 Mei 2014

INDONESIA SATU, INDONESIA PASTI BISA

Indonesiaku, Indonesia kita semua. Tidak terasa sudah hampir satu periode kita lewati pemerintahan 2009-2014. Banyak catatan yang ditorehkan selama pemerintahan itu pula. Dari segi negatif mulai dari banyaknya pejabat korup yang tertangkap dan berada di balik jeruji , utang negara indonesia yang bertambah besar mencapai Rp 2.273,76 triliun pada akhir tahun 2013 , rakyat dhuafa / miskin semakin bertambah sengsara akibat dari naiknya harga sembako tidak diimbangi dengan naiknya pendapatan rakyat kecil, nilai tukar rupiah yang terus melemah dan masih banyak lagi yang lainnya. Dalam bidang kesehatan pun pemerintahan tahun 2009-2014 terkesan tidak serius, ini dikarenakan dari total APBN Rp 1529,7 T sekitar 3% (Rp 655,9T) saja untuk bidang kesehatan (sumber Depkeu.go.id).

Dari segi positif pemerintahan periode tahun 2009-2014, banyak kita nikmati seperti para pelaku korupsi mulai berkurang sampai kalangan pejabat teras akibat keberanian KPK dalam mengungkapkan tindakan korupsi, pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 5,78% (data BPS tahun 2014) atau lebih tinggi dari rata-rata 5 tahun sebelumnya dan merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua setelah China, bahkan pendapatan domestik bruto (PDB) meningkat dari 2.295 trilliun di tahun 2009 menjadi 9.084 trilliun di tahun 2013. Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa apalagi ditengah era pasar bebas Apalagi Indonesia menjadi masuk dalam kelompok 15 negara dengan ekonomi terbesar didunia. Bahkan utang luar negeri pun turun dari 27% tahun 2004 menjadi 7,8% di tahun 2014 (sumber Presiden SBY dalam Bisnis.com).  Dari segi Sosial Budayapun, Indonesia mulai diperhitungkan di  mata dunia, seperti "Batik Indonesia", "Keris Indonesia", Kesenian tradisonal Indonesia pun sudah banyak dikenal oleh masyarakat luar negeri.

Terlepas dari persolaan dampak negatif maupun positif pemerintahan periode tahun 2009-2014, kita sebagai penerus wajib menjaga apa yang menjadi warisan dari generasi pendahulunya, apabila dampak negatif tentunya kita evaluasi dan perbaiki agar tidak terulang lagi dimasa mendatang, Begitupun sebaliknya jika dampaknya positif kita harus menjaga dan meningkatkan lagi agar didapatkan hasil yang lebih baik lagi seperti pepatah "Jika hari ini lebih jelek dari kemarin maka celakalah kita, jika hari ini sama dengan kemarin maka merugilah kita dan jika hari ini lebih baik dari kemarin maka beruntunglah kita". Untuk itu janganlah kita meributkan masa lalu yang telah terjadi, jangan pula membanggakan kebesaran masa lalu tapi jadikanlah masa lalu sebagai cambuk agar kedepan bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi. 

Indonesia negara yang besar, negara maritim sekaligus negara kepulauan, Indonesia negara kaya raya seperti sumber daya alam yang melimpah ruah, budaya yang tersebar keseluruh penjuru daerah, species flora dan fauna yang terbanyak didunia serta keindahan alam yang tiada tandingannya. Jika Indonesia hanya meributkan masa lalu pastilah kita akan tidak akan bergerak maju, melainkan berhenti bahkan akan mundur. Untuk itu setiap kalangan mulai dari pekerja, wiraswata, pengusaha,  pejabat, pemuka agama, guru, petani, nelayan dan masih banyak lagi kita harus satukan tekad membawa negara Indonesia menjadi baik lagi. Masih banyak harus masyarakat Indonesia benahi dan pikirkan. Bangsa Indonesia tidak boleh puas hanya dengan satu pencapaian, karena kepuasan tidak akan pernah habis selama manusia hidup. Masyarakat Indonesia harus terus bergerak, bergerak dan bergerak. Roda kehidupan terus berputar, siang berganti malam, malam berganti siang. Ingat semua pasti berubah, yang tidak berubah hanya perubahan itu sendiri.

Sebagai bangsa yang besar, tidak terlepas dari keberadaan masyarakat sebagai pondasinya. Masyarakat inilah yang nantinya akan menjadi tolak ukur keberhasilan suatu bangsa. Dalam masyarakat yang majemuk untuk mencapai keberhasilan mutlak diperlukan asas kebersamaan, asas saling menghormati dan menghargai satu - sama lain, tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. Masyarakat ini membentuk suatu wadah/organisasi yang mempunyai fungsi menampung aspirasi anggotanya. Setiap organisasi bersama organisasi yang lain saling melengkapi dan membentuk suatu pemerintahan yang nantinya akan menjalankan tatanan kehidupan masyarakat suatu bangsa yang di Indonesia disebut lembaga negara. Lembaga ini akan di

Tanggal 9 April 2014 tahun ini merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia karena masyarakat Indonesia sekali lagi akan mengukir sejarah dengan mengikuti PEMILU PILEG 2014. Pilihan kita sangat menentukan masa depan kita selama 5 tahun mendatang. Satu suara sangat menentukan nasib bangsa Indonesia. Jadilah pemilih yang cerdas, pemilih yang tahu siapa yang dipilihnya. Indonesiaku, bergerak menuju perubahan yang lebih baik.